Desain dan Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Multikultural dan Interdisipliner di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.777Keywords:
Interdisipliner, Masyarakat Indonesia, Multikultural, Pembelajaran Bahasa Arab, Pendidikan IslamAbstract
Pengembangan kurikulum Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam perlu disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kompetensi komunikatif, penghargaan terhadap keberagaman budaya, dan integrasi berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kurikulum Bahasa Arab dalam perspektif multikultural serta mengkaji model pengembangan kurikulum berbasis pendekatan interdisipliner. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara pada empat lembaga pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab masih berorientasi pada penguasaan kaidah kebahasaan dengan representasi budaya lokal yang terbatas dan belum mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu secara sistematis. Sebagai alternatif, penelitian ini menawarkan model pengembangan kurikulum berbasis empat pilar, yaitu linguistik, antropologi budaya, ilmu pendidikan, dan kajian keislaman. Model tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era global. Temuan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia. Implikasi penelitian ini memberikan acuan konseptual bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, dan kontekstual. Dengan demikian, pengembangan kurikulum berbasis pendekatan multikultural dan interdisipliner berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran Bahasa Arab terhadap kebutuhan peserta didik di era global.
References
Abdurrahman, A. (2025). Evaluasi dan pengembangan kurikulum pendidikan Bahasa Arab: Analisis berbasis model CIPP. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 2974–2986. https://doi.org/10.34125/jmp.v10i4.1381
Aziz, M. T., Hasan, L. M. U., & Adhimah, S. (2024). Jembatan kurikulum: Inklusi dan pembelajaran Bahasa Arab dalam konteks multikultural. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(3), 158–166. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i3.292
Banks, J. A. (2016). Cultural diversity and education: Foundations, curriculum, and teaching (6th ed.). Routledge.
Batubara, W. H. B., & Ikawati, E. (2025). Transformasi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar: Dari rutinitas menuju praktik bermakna. Tut Wuri Handayani: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 187–197.
Budi, R. S., Bakar, M. Y. A., & Unsi, B. T. (2026). Landasan filsafat ilmu dalam pengembangan kurikulum pendidikan Bahasa Arab. Kartika: Jurnal Studi Keislaman, 6(2), 2004–2016. https://doi.org/10.59240/kjsk.v6i2.699
Fata, M. K., & Mawaddah, S. (2025). Pengaruh pembelajaran baca tulis Arab Melayu terhadap pemahaman konsep agama. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 82–93. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.391
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.
Hadiyanto, A., Samitri, C., & Ulfah, S. M. (2020). Model pembelajaran Bahasa Arab multiliterasi berbasis kearifan lokal dan moderasi Islam di perguruan tinggi negeri. Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 4(1), 117–140. https://doi.org/10.21009/004.01.07
Hanisa, M. H. (2024). Pendekatan komunikatif terhadap kemampuan maharah kalam siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Jember. EDUSHOPIA: Journal of Progressive Pedagogy, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.64431/edushopia.v1i1.99
Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran bahasa dalam pembentukan identitas budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, 1(3), 102–107. https://doi.org/10.70134/identik.v2i4.150
Hermawan, N. F., & Kuswoyo. (2025). Integrasi nilai-nilai Islam dalam pengajaran Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam: Kajian literatur. EL WAHDAH, 6(1), 157–191. https://doi.org/10.35888/elwahdah.v6i1.6295
Klein, J. T. (1990). Interdisciplinarity: History, theory, and practice. Wayne State University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Nasution, N. S., & Lubis, L. (2023). Urgensi pembelajaran Bahasa Arab dalam pendidikan Islam. Jurnal Simki Pedagogia, 6(1), 181–191. https://doi.org/10.29407/jsp.v6i1.227
Prawerti, R. C., Susilowati, E., & Kristian, N. (2025). Kajian implementasi model pembelajaran interaktif berbasis nilai-nilai ekonomi syariah dalam pengajaran Bahasa Inggris untuk ekonomi. Research and Development Journal of Education, 11(2), 1276–1282. https://doi.org/10.30998/rdje.v11i2.20316
Rahmawati, E. T., Apriliani, E., & Diantoro, F. (2021). Perbaikan substansi kurikulum melalui inovasi dalam menghadapi problematika era Revolusi 4.0. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 6(1), 91–113. https://doi.org/10.55102/alyasini.v6i1.4173
Rifai, A. (2026). Sistem pembelajaran Bahasa Arab: Konsep dan metodologi dalam pendidikan bahasa asing. Ta’limi: Journal of Arabic Education and Arabic Studies, 5(1), 1–20. https://doi.org/10.53038/tlmi.v5i1.345
Riziq, A. A. (2025). Analisis kurikulum Bahasa Arab di Madrasah Aliyah berbasis pesantren salaf: Studi di MAS Al-Hamidiyah Cipancur Tasikmalaya. Ta’bir Al-’Arabiyyah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Ilmu Kebahasaaraban, 3(2), 49–55.
Sakinata, F., & Mawaddah, S. (2025). Peran Bahasa Arab Melayu dalam melestarikan warisan budaya dan identitas di Aceh Besar. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 114–123. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.396
Sanjaya, I. K. A. A. (2025). Sinergi kelompok model personal dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi: Upaya mewujudkan pendidikan yang berpusat pada murid. Daiwi Widya, 12(1), 45–55. https://doi.org/10.37637/dw.v12i1.2716
Subqi, A., Safrullah, D. Y., & Nurhidayat, F. A. (2025). Efektivitas metode Al-Hifdzu Al-Fahmu Al-Muhakkah At-Tathbiq dalam meningkatkan pemahaman nahwu dan sharaf di Ponpes Darul Hidayah Cipicung. Pesan-TREND: Jurnal Pesantren dan Madrasah, 4(1), 99–121.
Sudrajat, A. E., Wahab, M. A., Muharrom, A., & Mahyudin, E. (2025). Era reformasi pembelajaran Bahasa Arab di madrasah dan sekolah umum. Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 1(3), 81–97.
Syafei, I., Ardiansyah, A. A., & Nugraha, D. (2025). Sociological foundations in the development of the Arabic language curriculum. Gunung Djati Conference Series, 55(1), 324–336.
Tamani, N. K. J., Astuti, N. W. W., & Adnyani, I. D. N. S. (2025). Penerapan culturally responsive teaching untuk meningkatkan minat dan keaktifan siswa. Arthaniti Studies, 6(2), 92–99. https://doi.org/10.59672/arthas.v6i2.4946






