Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah <table width="100%"> <tbody> <tr> <td style="padding-left: 30px;" align="center" valign="top" width="20%"><img src="https://pusdig.web.id/public/site/images/adminpusdig/1751394196-1.png" alt="" width="799" height="1381" /></td> <!-- Kolom Informasi --> <td style="padding-left: 100px;" width="80%"> <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="25%"><strong>Journal title</strong></td> <td width="2%">:</td> <td><a href="https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/"><strong>Jurnal Bayt Al Hikmah</strong></a></td> </tr> <tr> <td><strong>Frequency</strong></td> <td>:</td> <td><strong>Two Times (June &amp; December)</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>DOI</strong></td> <td>:</td> <td> </td> </tr> <tr> <td><strong>Online ISSN</strong></td> <td>:</td> <td><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20250515290360224"><strong><span class="OYPEnA font-feature-liga-off font-feature-clig-off font-feature-calt-off text-decoration-none text-strikethrough-none">3090-5133</span></strong></a></td> </tr> <tr> <td><strong>Editor-in-chief</strong></td> <td>:</td> <td><strong>M Rusli B</strong></td> </tr> <tr> <td><strong>Publisher</strong></td> <td>:</td> <td><a href="https://pusdig.id/" target="_blank" rel="noopener"><strong>Pustaka Digital Indonesia</strong></a></td> </tr> <tr> <td><strong>Citation Analysis</strong></td> <td>:</td> <td><strong>Google Scholar</strong></td> </tr> <tr> <td style="padding-top: 30px;" colspan="3" align="left"><a href="https://drive.google.com/drive/folders/1VEfSGYPrEio3OcujAAELxTL_TVDKtlpJ?usp=sharing"><span style="margin-left: 10%; background-color: #27553c; color: white; font-weight: bold; padding: 6px 16px; border-radius: 5px; text-decoration: none;"> Download Template </span></a></td> </tr> </tbody> </table> </td> </tr> </tbody> </table> <p>Bayt Al Hikmah adalah Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang diterbitkan dan dikelola oleh Pustaka Digital Indonesia. Bayt Al Hikmah menerbitkan artikel penelitian asli atau artikel tinjauan tentang Pendidikan dan Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam yang ditulis dalam bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan atau Bahasa Arab. Bayt Al Hikmah memiliki visi untuk menjadi jurnal bereputasi dan menerbitkan karya tulis berkualitas baik. Bayt Al Hikmah bertujuan untuk menyediakan wadah publikasi bagi dosen, peneliti, mahasiswa, dan Praktisi di seluruh dunia untuk dipublikasikan di jurnal kami.</p> <p>Secara spesifik, cakupan Jurnal Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam adalah: (1) Pendidikan Agama Islam dan (2) Study Tentang Pengembangan Masyarakat Islam. Bayt Al Hikmah akan diterbitkan secara elektronik 2 kali setahun pada bulan Juni dan Desember Secara Open Acces. Pengumuman penerimaan makalah terbuka akan dilakukan di situs web ini</p> en-US pusdig.id@gmail.com (M Rusli B) redaksipusdig.id@gmail.com (Pustaka Digital Indonesia) Sat, 05 Sep 2026 13:26:14 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Desain Pembelajaran Alquran Hadis pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/788 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis sebagai salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di MTs dan MA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis, implementasinya pada jenjang MTs dan MA, serta tantangan dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Al-Qur'an Hadis perlu dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi ajar, strategi, media, dan asesmen. Desain pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius, keterampilan, dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadis. Implementasi pembelajaran pada MTs lebih menekankan penguasaan kompetensi dasar, seperti membaca Al-Qur'an, memahami makna ayat dan hadis, menghafal, serta pembiasaan perilaku religius. Sementara itu, pada MA pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (<em>Higher Order Thinking Skills/HOTS</em>), analisis kandungan ayat dan hadis, serta penerapan ajaran Islam dalam konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta asesmen yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berbasis teknologi dapat menjadi acuan bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadis sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, desain pembelajaran yang adaptif dan komprehensif berperan penting dalam mendukung tercapainya pembelajaran Al-Qur'an Hadis yang efektif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi serta karakter peserta didik.</p> Muhammad Hisnul Mail, Meta Fairust Saqilah, Laila Zahra Ramadhani Copyright (c) 2026 Muhammad Hisnul Mail, Meta Fairust Saqilah, Laila Zahra Ramadhani https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/788 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Desain Pembelajaran Alquran Hadits pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/758 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist sebagai salah satu faktor yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran di MTs dan MA. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist, implementasinya pada jenjang MTs dan MA, serta tantangan dalam pengembangannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran Al-Qur'an Hadist perlu dirancang secara sistematis dengan mengintegrasikan tujuan pembelajaran, karakteristik peserta didik, materi ajar, strategi, media, dan asesmen. Desain pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan sikap religius, keterampilan, dan kemampuan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dan Hadist. Implementasi pembelajaran pada MTs lebih menekankan penguasaan kompetensi dasar, seperti membaca Al-Qur'an, memahami makna ayat dan hadist, menghafal, serta pembiasaan perilaku religius. Sementara itu, pada MA pembelajaran diarahkan pada pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi (<em>Higher Order Thinking Skills/HOTS</em>), analisis kandungan ayat dan hadist, serta penerapan ajaran Islam dalam konteks kehidupan kontemporer. Penelitian ini juga menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi digital yang belum optimal, keterbatasan sarana dan prasarana, serta asesmen yang masih berorientasi pada aspek kognitif. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan desain pembelajaran yang sistematis, inovatif, dan berbasis teknologi dapat menjadi acuan bagi guru dan madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur'an Hadist sesuai dengan karakteristik peserta didik pada setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, desain pembelajaran yang adaptif dan komprehensif berperan penting dalam mendukung tercapainya pembelajaran Al-Qur'an Hadist yang efektif, bermakna, dan berorientasi pada pembentukan kompetensi serta karakter peserta didik.</p> Kaila Fadia Ilayya, Sonia Rahmawati, Mayang Dwi Anggraeni, Shofil Fikri Copyright (c) 2026 Kaila Fadia Ilayya, Sonia Rahmawati, Mayang Dwi Anggraeni, Shofil Fikri https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/758 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Kemampuan Membaca Al-Qur’an dengan Motivasi Belajar Siswa https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/624 <p>Urgensi dalam penelitian ini bagaimana hububngan kemampuan membaca Al-qur’an siswa dapat meningkatkan motivasi belajar mereka. Motivasi belajar merupakan pilar utama penentu keberhasilan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kemampuan membaca Al-Qur’an (variabel X) dengan motivasi belajar siswa (variabel Y) di SMP Islam Al Fajar Jakarta Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif korelasional, dimana sampel penelitian ini berjumlah 53 siswa yang diambil melalui teknik <em>simple random sampling</em>. Data dikumpulkan melalui tes kinerja membaca Al-Qur’an dan kuesioner skala Likert untuk motivasi belajar. Analisis data menggunakan regresi linear sederhana melalui perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan secara statistik antara kemampuan membaca Al-Qur’an dengan motivasi belajar (p = 0.003 &lt; 0.05). Diperoleh model persamaan regresi Y = 68,423 + 0,457X. Kontribusi variabel kemampuan membaca Al-Qur’an terhadap motivasi belajar adalah sebesar 15,6%, sedangkan 84,4% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan teknis membaca Al-Qur’an dapat menjadi katalisator dalam meningkatkan rasa kompetensi, kedisiplinan, dan regulasi diri siswa yang pada akhirnya memperkuat gairah akademik mereka.</p> Chotami Fajrin Lowchin, Abi Thohir Muhammad Al Kautsar, Ahmad Sudarmanto, Benny Prasetiya Copyright (c) 2026 Chotami Fajrin Lowchin, Abi Thohir Muhammad Al Kautsar, Ahmad Sudarmanto, Benny Prasetiya https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/624 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Islam dalam Keluarga dan Kesetaraan Gender https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/622 <p><em>Islam as a comprehensive religion regulates not only individual worship but also social life, particularly family relations. One of the most discussed contemporary issues is gender equality within the family institution. Misinterpretations of Islamic teachings often lead to the assumption that Islam legitimizes gender inequality, especially in the roles of men and women in the household. This article aims to analyze the concept of family in Islam and its relationship with gender equality from Qur’anic, Hadith, and scholarly perspectives. Using qualitative library research methods, this study examines classical and contemporary Islamic sources to reveal that Islam fundamentally upholds justice, balance, and mutual responsibility between men and women. The findings indicate that Islam does not promote gender discrimination but rather contextual role differentiation based on responsibility, capacity, and social justice. Gender equality in Islam emphasizes equal dignity, rights, and spiritual worth while acknowledging functional differences in family roles. This article concludes that Islamic family values support harmonious partnerships based on cooperation, consultation, and mutual respect.</em></p> Ibrahim Ibrahim, Ni’ma Wati, Abbas Abbas Copyright (c) 2026 Ibrahim Ibrahim, Ni’ma Wati, Abbas Abbas https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/622 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Desain dan Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Multikultural dan Interdisipliner di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/777 <p>Pengembangan kurikulum Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam perlu disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kompetensi komunikatif, penghargaan terhadap keberagaman budaya, dan integrasi berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kurikulum Bahasa Arab dalam perspektif multikultural serta mengkaji model pengembangan kurikulum berbasis pendekatan interdisipliner. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara pada empat lembaga pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab masih berorientasi pada penguasaan kaidah kebahasaan dengan representasi budaya lokal yang terbatas dan belum mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu secara sistematis. Sebagai alternatif, penelitian ini menawarkan model pengembangan kurikulum berbasis empat pilar, yaitu linguistik, antropologi budaya, ilmu pendidikan, dan kajian keislaman. Model tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era global. Temuan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia. Implikasi penelitian ini memberikan acuan konseptual bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, dan kontekstual. Dengan demikian, pengembangan kurikulum berbasis pendekatan multikultural dan interdisipliner berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran Bahasa Arab terhadap kebutuhan peserta didik di era global.</p> Ahmad Sururi, Hamzah Fathurrohman Arroja, Acep Hermawan, Isop Syafei Copyright (c) 2026 Ahmad Sururi, Hamzah Fathurrohman Arroja, Acep Hermawan, Isop Syafei https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/777 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha terhadap Kedisiplinan Siswa SMP IT Aulady BSD Tangerang Selatan https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/639 <p>Rendahnya kedisiplinan siswa di tingkat sekolah menengah pertama masih menjadi permasalahan utama dalam proses pendidikan, terutama yang berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan sekolah dan ketepatan waktu. Pembiasaan shalat dhuha sebagai praktek religius di sekolah Islam terpadu berperan dalam membentuk karakter dan perilaku siswa melalui rutinitas harian yang terstruktur, konsisten, dan bernilai spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap tingkat kedisiplinan siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain asosiatif eksplanatori. Subjek penelitian terdiri atas 32 siswa kelas VII, VIII, dan IX di SMP IT Aulady BSD, Tangerang Selatan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas Shapiro-Wilk dan linearitas) serta regresi linier sederhana menggunakan SPSS versi 22. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,213 dan p = 0,053 &gt; 0,05), sedangkan uji linearitas menyatakan hubungan linear (p Deviation from Linearity = 0,811 &gt; 0,05). Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 8,288 + 0,828X, dengan nilai t = 7,492 (p = 0,000 &lt; 0,05) dan F = 56,136 (p = 0,000 &lt; 0,05). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,652 menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dhuha memberikan kontribusi sebesar 65,2% terhadap kedisiplinan siswa, sedangkan 34,8% dipengaruhi oleh variabel lain. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembiasaan shalat dhuha berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan siswa. Oleh karena itu, program pembiasaan shalat dhuha dapat dijadikan strategi efektif dalam pembinaan karakter disiplin di lingkungan sekolah Islam terpadu.</p> Hadi Supratman, Muhammad Basith A, Masdar Helmi, Benny Prasetiya Copyright (c) 2026 Hadi Supratman, Muhammad Basith A, Masdar Helmi, Benny Prasetiya https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/639 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000 Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Kebebasan Pendirian Rumah Ibadah di Kecamatan Panti Kabupaten Jember https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/623 <p>Adanya sikap moderat antara perbedaan agama islam dan konghucu, dimana klenteng yang berjarak letak masjid Al Barokah di Dusun Karangasem, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti Kabupaten Jember hanya berjarak sekitar 10 meter dari Klenteng. Lokasi kedua tempat ibadah yang berhadap-hadapan ini, membuat siapapun yang melintas di wilayah tersebut mengapresiasi nilai-nilai moderasi beragama yang direalisasikan antar umat beragama yang tercipta. Tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk menganalisis penanaman nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di kecamatan panti kabupaten jember. Kedua untuk Menganalisis Konstruksi nilai nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di kecamatan panti kabupaten jember. Penelitian ini dapat diselesaikan melalui pendekatan kualitatif dan <em>Phenom</em><em>enology</em>, dengan pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dokumentasi dan FGD. Subjek penelitian terdiri kepala Desa Tamengan, takmir masjid, pengurus klenteng, RT Tamengan, masyarakat islam (10 orang), masyarakat klenteng (5 Orang). Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penanaman nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di Kecamatan Panti khususnya Desa Glagahwero berupa tolong menolong, dapat dilihat dari beberapa kegiatan yang masyarakat lakukan. Toleransi terhadap pelaksanaan ibadah dan tidak merusak tempat ibadah umat agama lain. Konstruksi nilai-nilai moderasi beragama yang berimplikasi pada kebebasan pendirian rumah ibadah di Kecamatan Panti Kabupaten Jember berupa pertunjukan barongsai yang di gelar di klenteng dengan dihadiri oleh umat islam dan non muslim dan mereka saling menghargai satu sama lain walaupun keyakinan yang berbeda. Peringatan hari kemerdekaan dengan kegiatan upacara bendera dan diadakannya lomba kemerdekaan yang dilaksanakan salah satunya lomba membuat poster yang bertema toleransi. Bentuk kerjasama antar umat beragama di bidang kesehatan tercermin saat program donor darah. Penanaman moderasi beragama di Kecamatan Panti tercermin dalam toleransi dan kerja sama antarumat beragama, sehingga kebebasan pendirian rumah ibadah dapat terwujud secara damai dan harmonis.</p> Hamidatul Laili Copyright (c) 2026 Hamidatul Laili https://pusdig.web.id/BaytAlHikmah/article/view/623 Sat, 05 Sep 2026 00:00:00 +0000