Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan berbasis Eko-enzyme

Authors

  • I Kadek Aditya Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Eka Pratiwi Tenriawaru Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Adrian Tri Putra Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nur Hidayana Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nurfadillah Rahmadani Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Puspita Sari Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Winayanti Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Ina Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nurfadila Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Nirmala Sari Tandiea Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Anisa Putri Febrianti S. Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Yulpiana Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Triwulan Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Ahera Ashari Usman Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Chusnul Maqfirah Andi Padang Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Rianti Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Theresia Liviana Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Yusya Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Atikha Fakhraini Faisal Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Surianti Universitas Cokroaminoto Palopo

DOI:

https://doi.org/10.53769/jpm.v5i2.584

Keywords:

ekoenzyme, Metil ester sulfonat (MES), Sabun Ramah Lingkungan, Saponifikasi

Abstract

Sabun yang umumnya dapat diperoleh di pasaran adalah sabun yang sulit terurai secara alami di alam sehingga berpotensi sebagai sumber mencemari lingkungan perairan dan tanah. Sabun yang lebih ramah lingkungan dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan proses saponifikasi minyak dalam alkali ataupun menggunakan metil ester sulfonat (MES). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi civitas akademika dan masyarakat umum untuk menggunakan sabun ramah lingkungan dan memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk pembuatan sabun. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2025 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan dilaksanakan dalam metode diskusi, demonstrasi dan praktikum. Sabun yang dihasilkan adalah sabun padat hasil saponifikasi minyak sawit dan NaOH dan diberi penambahan ekoenzim. Sabun cair dibuat dengan menggunakan metil ester sulfonat dan ditambahkan ekoenzim. Peserta tertarik untuk membuat sabun cair sendiri, namun sabun padat lebih disukai oleh peserta karena busanya yang lebih banyak dibandingkan dengan sabun cair. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sabun padat dan cair ramah lingkungan memenuhi kriteria mutu sabun Badan Standar Nasional Indonesia pada parameter pH.

Downloads

Published

2025-12-11

Issue

Section

Articles