Analisis Pendapatan Petani Bawang Merah di Desa Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang

Authors

  • Gita Srihidayati Universitas Cokroaminoto Palopo
  • Erni Firdamayanti Universitas Cokroaminoto Palopo

DOI:

https://doi.org/10.51574/jip.v4i2.325

Keywords:

analisis pendapatan, petani, bawang, merah, Desa Tangru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksirpiskan tingkat pendapatan petani Bawang Merah Desa Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah deskriptif kuantitatif, Penelitian ini dilaksanakan di Desa Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Populasi dari penelitian ini adalah masyarakat yang bermata pencaharian sebagai petani bawang merah di Desa Tangru, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang berjumlah 150 orang. Jumlah sampel yang diambil adalah 10% dari total populasi sehingga responden dari penelitian adalah 15 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Komponen biaya yang digunakan adalah biaya tetap dan biaya variabel, yang termasuk dalam biaya tetap meliputi biaya pajak lahan dan biaya penyusutan alat (NPA), sedangkan biaya variabel yaitu bibit, pupuk, pestisida dan biaya tenaga kerja. Total biaya produksi usahatani bawang merah di Desa tangru pada tiap petani sebesar Rp. 27.362.592/petani/MT dan tiap hektar Rp. 73.168.222/Ha/MT. Rata-rata penerimaan petani dari usahatani bawang merah sebesar Rp. Rp. 115.640.889/petani dan Rp. 309.226.486/Ha/MT. Pendapatan usahatani bawang merah dari   15   petani   responden   rata-rata   sebesar Rp 85.970.741/petani/MT dan Rp. 73.168.222/Ha/MT

 

Downloads

Published

2024-12-20

Issue

Section

Articles