Perkembangan Kemampuan Baca Tulis Arab Melayu di Kalangan Santri Pesantren Tradisional di Aceh Besar

Penulis

  • Wildan Khalil Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
  • Sri Mawaddah Universitas Islam Negeri

DOI:

https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.398

Kata Kunci:

Kemampuan Baca Tulis, Arab Melayu, Santri, Pesantren Tradisional

Abstrak

Urgensi pada penelitian terletak pada penggunaan huruf Latin yang dominan dalam kehidupan sehari-hari membuat Arab Melayu semakin terpinggirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kemampuan baca tulis Arab Melayu di kalangan santri pesantren tradisional di Aceh Besar serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca Arab Melayu di kalangan santri masih cukup baik, terutama dalam membaca kitab-kitab keislaman klasik. Namun, kemampuan menulis Arab Melayu masih rendah karena minimnya latihan menulis dan dominasi huruf Latin dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung perkembangan kemampuan baca tulis ini antara lain metode pengajaran tradisional dan peran aktif guru, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan media pembelajaran dan kurangnya motivasi santri. Beberapa pesantren telah melakukan upaya pelestarian melalui pelatihan menulis dan pengintegrasian aksara Arab Melayu dalam kegiatan belajar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya menjaga warisan literasi Islam lokal di Aceh.

Diterbitkan

2025-07-26

Cara Mengutip

Khalil, W., & Mawaddah, S. (2025). Perkembangan Kemampuan Baca Tulis Arab Melayu di Kalangan Santri Pesantren Tradisional di Aceh Besar. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 124–133. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.398

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama