Internalisasi Nilai PAI dalam Praktik Pelayanan Pariwisata: Studi Lapangan pada Hotel dan Usaha Wisata di Kota Ende
DOI:
https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.617Kata Kunci:
Pendidikan Agama Islam, Internalisasi Nilai, Pelayanan Pariwisata, Etika Kerja, Hotel dan Usaha Wisata, Kota EndeAbstrak
Internalisasi nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam praktik pelayanan pariwisata menjadi isu penting di tengah berkembangnya industri pariwisata yang menuntut profesionalisme sekaligus sensitivitas nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses, bentuk, tantangan, serta implikasi internalisasi nilai PAI dalam praktik pelayanan pada hotel dan usaha wisata di Kota Ende. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pelaku usaha pariwisata. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola internalisasi nilai religius dalam konteks kerja profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai PAI seperti amanah, ihsan, kejujuran, tanggung jawab, dan adab telah terinternalisasi dalam perilaku pelayanan, terutama dalam bentuk keramahan, kedisiplinan kerja, kepekaan terhadap kebutuhan wisatawan, serta komitmen menjaga kualitas layanan. Nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami sebagai kewajiban moral personal, tetapi juga sebagai bagian dari etos kerja yang mendukung profesionalisme layanan. Namun demikian, proses internalisasi nilai PAI menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan kebijakan organisasi yang berbasis nilai, variasi pemahaman religius tenaga kerja, tekanan ekonomi industri pariwisata, serta kompleksitas interaksi lintas budaya dan agama. Penelitian ini memiliki implikasi praktis dan teoretis. Rekomendasi mencakup integrasi nilai PAI dalam SOP layanan, kode etik, pelatihan rutin berbasis nilai, serta seleksi karyawan berkarakter religius-profesional. Secara praktis, temuan penelitian menegaskan pentingnya integrasi nilai PAI dalam budaya kerja dan pelatihan sumber daya manusia pariwisata. Secara teoretis, penelitian ini memperluas kajian Pendidikan Agama Islam ke ranah dunia kerja dan industri jasa, serta memperkuat perspektif pariwisata berbasis nilai. Keterbatasan penelitian terletak pada fokus lokasi terbatas, variasi latar religius responden, serta belum mengukur dampak jangka panjang kebijakan berbasis nilai. Dengan demikian, internalisasi nilai PAI berpotensi menjadi strategi etis dan kultural dalam membangun pelayanan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Referensi
Akmala, Z., & Ridwan, A. A. (2022). Pengaruh Etika Pemasaran Islami Dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Pelanggan Fashion Muslim E-Commerce Shopee dengan Kepuasan sebagai Variabel Mediasi. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Islam, 5(3), 195–213. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jekobi.v5n3.p195-213
Ali, F., Hussain, K., & Ryu, K. (2021). Cultural intelligence and service performance in cross-cultural service encounters. International Journal of Hospitality Management, 94.
Amaliyah, Z., Muzakky, A. F., Fatimah, S., & Mubin, N. (2026). Pendidikan Karakter dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 2(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.549
Chen, Q., & Liu, Z. (2022). Hospitality ’ s ethical values and unethical employee behaviour : The mediating roles of work values and the moderating role of perceived organisational support. November, 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1063797
Fata, M. K., & Mawaddah, S. (2025). Pengaruh Pembelajaran Baca Tulis Arab Melayu terhadap Pemahaman Konsep Agama. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(1), 82–93. https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.391
Fatimah, S., & Sugianto, S. (2024). Pengaruh Religius, Kualitas Layanan, Citra Destinasi, dan Wisata Halal Terhadap Minat Wisatawan Muslim. Abdurrauf Social Science, 1(2), 182–200. https://doi.org/10.70742/arsos.v1i2.52
Hakim, A. A., Ridwan, H., Hasanuddin, M., & Hakim, S. (2024). Towards Indonesia halal tourism: Legal, social, and economic perspectives. Ahkam: Jurnal Ilmu Syariah, 24(2), 235–256. https://doi.org/10.15408/ajis.v17i2.6243
Henderson, J. C. (2016). Halal food, certification and halal tourism: Insights from Malaysia and Singapore. Tour. Manag. Perspect., 19, 160–164. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2015.12.006
Hoang, G., Yang, M., & Luu, T. T. (2023). Ethical leadership in tourism and hospitality management: A systematic literature review and research agenda. International Journal of Hospitality Management, 114(October 2022), 103563. https://doi.org/10.1016/j.ijhm.2023.103563
Irodati, F. (2022). Internalisasi nilai-nilai religius dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.33507/pai.v1i1.308
Kamri, N. ‘Azzah, Sarif, S., Ali, N. A., & Mokti, H. A. (2024). Ethics of Ikram al-Dayf for Quality Muslim-Friendly Hospitality Services. Millah: Journal of Religious Studies, 23(1), 467–504. https://doi.org/10.20885/millah.vol23.iss1.art15
Kasdi, A., & Saifudin, S. (2019). Influence of Sharia Service Quality, Islamic Values, and Destination Image toward Loyalty Visitorsâ€TM on Great Mosque of Demak. International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC), 3(2), 117–129. https://doi.org/10.28918/ijibec.v3i2.1909
Latifah, K. N., Pratiwi, A. A., Indriani, D., & Marlina, L. (2025). Pengembangan Pariwisata Halal Berbasis Nilai-Nilai Islam dalam Meningkatkan Daya Saing Destinasi. 3(1), 24–29. https://doi.org/10.62017/wanargi.v3i1.5893
Mursalina, N., & Mawaddah, S. (2025). Pembelajaran Bahasa Arab Melayu sebagai Fondasi Literasi Dini pada Anak Usia Dini. Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Masyarakat Islam, 1(2), 258–268. https://doi.org/https://doi.org/10.54065/BaytAl-Hikmah.407
Panagiotopoulou, P., & Skoultsos, S. (2025). Stakeholders’ Involvement in Sustainable Destination Management: A Systematic Literature Review of Existing Multi-Stakeholder Frameworks and Approaches. Tourism and Hospitality, 6(5), 250. https://doi.org/10.3390/tourhosp6050250
Pattaray, A., & Herman, H. (2024). Tourism and Islamic hospitality: measuring halal attributes, satisfaction and expectations of Muslim tourists. Jurnal Pariwisata Pesona, 9(1), 1–13. https://doi.org/10.26905/jpp.v9i1.12453
Primadona, F., Hartoyo, Yuliati, L. N., & Arsyianti, L. D. (2025). Perceived Value, Satisfaction, Trust, and Tourist Loyalty in Halal Tourism: an Islamic Legal Perspective From Lombok. Syariah: Jurnal Hukum Dan Pemikiran, 25(1), 23–42. https://doi.org/10.18592/sjhp.v25i1.16346
Qadir, A. H. M. A., Yusnaidi, Y., Devilishanti, T., Yuliana, D., & Hasni, J. (2024). Defining Sharīʿah-compliant tourism. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen Dan Syariah, 3(1), 83–90. https://doi.org/https://doi.org/10.55883/jiemas.v3i1.40
Santoso, B. (2022). Nilai Keislaman Dan Kearifan Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Halal Pasca Covid 19 Di Kota Malang. Peradaban Journal of Economic and Business, 1(1), 39–51. https://doi.org/10.59001/pjeb.v1i1.1
Wekke, I. S., Alam, A. F. A., & Dawabsheh, M. A. (2024). Hospitality with Islamic values: Strengthening Muslim-friendly tourism practices. Asian Interdisciplinary and Sustainability Review, 3(1), 1–15. https://doi.org/10.14456/aisr.2024.22
Wikaningtyas, S. U. (2025). ISLAMIC Perspective: Peningkatan Service Quality Usaha Mikro Kecil Menengah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha, 3(1), 41–45. https://doi.org/https://doi.org/10.32477/jpm.v3i1.1222






