Modal Budaya Alumni Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMKN 2 Jakarta Dalam Merespon Dunia Kerja

Penulis

  • Arvyanti Rakhmat Universitas Negeri Jakarta
  • Nusaibah Rohimah Universitas Negeri Jakarta
  • Riri Anggraini Universitas Negeri Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.54065/ijed.6.2.2026.779

Kata Kunci:

modal budaya, alumni OTKP, pendidikan kejuruan, dunia kerja, Pierre Bourdieu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana modal budaya alumni Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMKN 2 Jakarta diperoleh selama proses pendidikan serta bagaimana modal budaya tersebut berperan dalam merespons dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap enam alumni OTKP dan tiga informan dari pihak sekolah yang terdiri atas guru OTKP, Kepala Program Keahlian OTKP, dan guru Bimbingan dan Konseling. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, sedangkan analisis data menggunakan teori modal budaya Pierre Bourdieu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal budaya alumni OTKP diperoleh melalui proses pembelajaran, pembiasaan budaya kerja, praktik kerja lapangan (PKL), sertifikasi kompetensi, serta kerja sama sekolah dengan dunia industri. Modal budaya tersebut tercermin dalam kemampuan komunikasi, kedisiplinan, etika kerja, profesionalisme, pengalaman praktik, serta kepemilikan sertifikat kompetensi dan ijazah. Modal budaya yang dimiliki alumni berperan dalam mendukung kesiapan kerja, proses adaptasi, dan kemampuan merespons tuntutan dunia kerja, baik pada pekerjaan yang sesuai maupun tidak sesuai dengan bidang OTKP. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan berperan penting dalam membentuk modal budaya yang dapat dimanfaatkan alumni dalam menghadapi dunia kerja

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2025). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2025.

Badan Pusat Statistik. (2026). Keadaan ketenagakerjaan Indonesia Februari 2026.

Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. In J. G. Richardson (Ed.), Handbook of theory and research for the sociology of education (pp. 241–258). Greenwood Press.

Clarke, M. (2018). Rethinking graduate employability: The role of capital, individual attributes and context. Studies in Higher Education, 43(11), 1923–1937. https://doi.org/10.1080/03075079.2017.1294152

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Edgerton, J. D., & Roberts, L. W. (2014). Cultural capital or habitus? Bourdieu and beyond in the explanation of enduring educational inequality. Theory and Research in Education, 12(2), 193–220. https://doi.org/10.1177/1477878514530231

Forrier, A., De Cuyper, N., & Akkermans, J. (2018). The winner takes it all, the loser has to fall: Provoking the agency perspective in employability research. Human Resource Management Journal, 28(4), 511–523. https://doi.org/10.1111/1748-8583.12206

Kusnaeni, Y., & Martono, S. (2016). Pengaruh persepsi tentang praktik kerja lapangan, informasi dunia kerja dan motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Economic Education Analysis Journal, 5(1). https://doi.org/10.15294

Li, M., Wei, S., He, Z., & Kloos, H. (2023). The roles of cultural capital in teacher–student interactions in China: A qualitative study of students in higher vocational colleges. Behavioral Sciences, 13(8). https://doi.org/10.3390/bs13080690

Metris, D., Rasyiddin, A., Prayoga, A. D., Gea, D., & Amirudin, P. (2026). Penguatan kesiapan kerja siswa SMK melalui pembekalan soft skills dan etika profesional. GANESHA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1). https://doi.org/10.36728/ganesha.v6i1.5395

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Musliha, A. (2021). Modal budaya dan modal sosial: Penunjang berkembangnya toko bangunan Yuna Jaya. Humanis, 13(1). https://doi.org/10.52166/humanis.v13i1.2315

Sulistiobudi, R. A., & Kadiyono, A. L. (2023). Employability of students in vocational secondary school: Role of psychological capital and student-parent career congruences. Heliyon, 9(1). https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e11489

Tomlinson, M. (2017). Forms of graduate capital and their relationship to graduate employability. Education + Training, 59(4), 338–352. https://doi.org/10.1108/ET-05-2016-0090

Tsaqib, A. F., Wiyono, A., & Rusimamto, P. W. (2025). Pengaruh employability skills terhadap kesiapan kerja siswa. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(3). https://doi.org/10.51878/learning.v5i3.6620

Walidaini, B. (2020). Modal budaya dalam pemetaan kualitas pendidikan. Jurnal Penelitian Humaniora, 25(1). https://doi.org/10.21831/hum.v25i1.33283

Wardoyo, S., Damayanti, J., Melkior, G. D. A., & Muslim, A. B. (2024). Pengaruh pendidikan vokasional terhadap kesiapan kerja lulusan SMK. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(6). https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i6.7791

Ye, R. (2021). Rituals of vocational socialisation: Faith-building in higher vocational education for weak-form occupational pathways. Vocations and Learning, 14, 353–368. https://doi.org/10.1007/s12186-021-09268-2

Diterbitkan

2026-08-02

Cara Mengutip

Rakhmat, A., Rohimah, N., & Anggraini, R. (2026). Modal Budaya Alumni Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP) SMKN 2 Jakarta Dalam Merespon Dunia Kerja. Income Journal Of Economics Development, 6(2), 125–133. https://doi.org/10.54065/ijed.6.2.2026.779

Terbitan

Bagian

Articles